Apakah kita berhak marah pada waktu, yang terlalu cepat merenggut tawa dan terlalu lama mengurung rana?
Apakah kita berhak kecewa pada waktu, yang terlalu sering membuang kesempatan dan menahan kita dalam bosan?
Siapakah kita? Tuan? Sungguhkah waktu tunduk pada tuan?
No comments:
Post a Comment